Inilah 5 Manfaat Pemeriksaan USG Saat Hamil

Inilah 5 Manfaat Pemeriksaan USG Saat Hamil

Teman Sehat, sambil menanti kelahiran si kecil, pasti anda udah banyak mengoleksi foto USG-nya kan? Yap, USG sering dikaitkan dengan pemeriksaan teratur untuk mengecek perkembangan si kecil. Ternyata ngga cuma berguna bagi si kecil saja loh, bagi sang ibu juga. Nah, seberapa mutlak sih seorang Ibu hamil jalankan pemeriksaan USG ini? Yuk, lihat penjelasannya disini!

Seperti apa sih pemeriksaan dengan USG?
Pemeriksaan USG merupakan tidak benar satu pemeriksaan mutlak yang dilakukan kala hamil untuk sadar keadaan kehamilan ibu dan janin. Pemeriksaan ini juga ngga berisiko membahayakan seperti alat diagnostik yang pakai zat radioaktif, cairan, jarum suntik, atau obat-obatan yang dimasukkan ke tubuh, agar pemeriksaan ini aman untuk ibu hamil dan janin.

Seberapa mutlak anda jalankan pemeriksaan USG? Pentingnya USG bagi Kesehatan Ibu Hamil dan Janin

Banyak sekali fungsi jalankan USG kala kehamilan. Berikut ini sebagian fungsi jalankan pemeriksaan USG kala hamil, yaitu :

Memastikan kehamilan, yaitu dengan mendeteksi posisi letak kantung kehamilan setelah 5 minggu ngga mengalami menstruasi. Meskipun begitu, denyut jantung janin baru bisa terdeteksi pada umur kehamilan 8 minggu dan wujud janin secara utuh dapat terlihat tersedia umur kehamilan 12 minggu.

Mendeteksi kehamilan kembar atau tunggal, kebanyakan dapat terlihat sadar pada umur kehamilan 8 minggu. Namun, pada umur ini belum memilih apakah ke dua janin dapat hidup dan tumbuh dengan baik atau ngga, agar harus dilakukan USG ulang pada umur kehamilan 14-17 minggu untuk menegaskan keadaan janin klinik kandungan di bekasi .

Memperkirakan umur kehamilan yang disesuaikan dengan nilai standarnya. Usia kehamilan 5-7 minggu ditandai dengan ukuran atau volume kantong, umur 7-11 minggu dengan pengukuran CRL (Crown-Rump Length), yaitu jarak puncak kepala hingga ujung bokong janin, umur 12-26 minggu melalui pengukuran diameter biparietal (BPD), dan juga umur 28 minggu dengan pengukuran tulang panjang (femur) janin.

Menentukan model kelamin janin. Biasanya, dapat terlihat pada umur kehamilan 14 minggu. Jika laki-laki, maka dapat terlihat organ skrotum dan penis, sedang perempuan dapat terlihat anggota labia mayora dan minoranya.

Mengetahui letak plasenta dan kondisinya. Plasenta merupakan organ yang terlalu urgent untuk di check sepanjang kehamilan, dikarenakan plasenta terlalu mutlak untuk kesehatan, pertumbuhan, dan perkembangan janin. Mengetahui posisi dan keadaan plasenta dapat mendukung dokter untuk mengambil alih tindakan medis didalam proses persalinan, agar bayi yang dapat dilahirkan sehat dan selamat klinik usg terdekat .

Nah Teman Sehat, inilah 5 fungsi jalankan pemeriksaan USG kala hamil. Lalu, kapan sih kala yang pas untuk pemeriksaannya? Menurut dr. Judi Januadi Endjun, Sp. OG berasal dari RSPAD Gatot Subroto, pada dasarnya ngga tersedia ketetapan kala untuk jalankan pemeriksaan ideal kehamilan, dikarenakan ngga tersedia standar yang mirip pada setiap negara maupun institusi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *